Saturday, 20 December 2014
Cinta Nomer Tiga
Wednesday, 22 October 2014
Berteman Bintang
Tuesday, 21 October 2014
Sudah Bukan Kau
Sudah bukan kau,
Pagiku riuh sekarang
Riuh oleh sepi yang kutanam sendiri
Dulu tak ada hal seindah pagiku
Dulu.
Saat jarak rindu masih terlalu dekat untuk terasa
Walau mungkin hanya satu perindu
Menerbangkan rindu sampai ke langit tak terhingga,
Itu yang si perindu lakukan sekarang
Rindunya akan melayang-layang di atas sana
Dibiarkan sesiapa yang akan menyimpannya
Karena rindunya tak bertuan
Dan karena Tuan sudah terlalu sibuk sekarang.
Wednesday, 8 October 2014
Gonna Burn
This is not about with whom u finally end up. I was just too blind to see that that was a fake. All the words u were tryin to say, or the way you did to convince me that it was nothing. I know I hv no right to blame or doin sth bad to u but I was just... cant fake being okay. Maybe this is the time where I put all my hatred, even I know I shudnt do this but I, just wanna set my self free. Bc it is hard to heal all these things with you around me. I Dont wanna fall into ur another gravity, I gotta admit this: hate the people u love is kinda hardest thing to do. I might let the love in the air or let it burns with sunshine if we are 26374849495 kilometers apart. But we have 0 kilometer darling, thats the fckest thing I ever had. That is why I collect all the hatred, however the way it is. All I wanna do is get a lil hatred on you. And set my self free...
Friday, 3 October 2014
I Got a War in My Mind
You cant please everyone right? when everything becomes so clear in the end, and you start realize that something too much is not good at all. sometimes, when you gonna make some move, wanna put it down, wanna throw them, all you can do is... cant. You cant because the other side of ur heart always screaming why u r so weak? U have to try more! Dont u remember how much adam sandler tryin to made lucy realize that there is sth between them. And after all, u start it again and again. And also, hurt, again.
Mind. That hurts u. Someone said that brain keeping us from broken heart, but it just... seems doesnt work at me. Bc the more i use my brain the more i hurt myself myheart even mymind. Only if I can let this easily. I mean, dont take this shit seriously, do not overthinking about it, do not care all the senseless guy hs done, only if I can. Oh God. Now I start to believe that everything is better when u act dont care. But how??? Am I sound like a pathetic girl who beg him back to the old? Yes I am. How I cud be so shit like this. I supposed to be do not write this and act like im okay and saying hi or calling him or smile at him everytime we bump, but I just cant fake being okay.
Yeah it is right that the worst battle is between what u r feeling inside and what u realize/know. It has been happen to me zillion time. Im battling with dream and realita. I got a war in my mind. Always.
well, you take the game, douche, let s play. If u r thinking that u r the most evil you r wrong, bc nobody knows what happen next right? Who knows that this pathetic girl is the most evil in the world? Who knows. So lets play our game.
Sunday, 28 September 2014
Never be
Even if the time stops ticking
Even if the blue turns yellow
Till the cole burns into red
Flowers bloom then die
People come and go, but
There is a thing that everlasting frozen
You, me, and feelings.
Sugar Honey Pumpkin Pie
Sugar honey pumpkin pie
Would you be my sweetener as sugar and honey do?
Then sweeten our life in every single things
I will bake you our pumpkin pie
Let's have a sit and enjoy our sweet morning
You will always be my baby,
Sugar honey pumpkin pie.
Tuesday, 23 September 2014
Mungkin Masih
Bukankah kita sudah sepakat?
Ini bukan apa-apa.
Sudah sampai aku mendengar
Tanpa terlukai
Sudah sampai kau mendengar
Tanpa terbebani, mungkin.
Tapi tetap saja kau yang setiap pagi ku nanti
Derap langkah lembutmu yang membangunkanku
Beberapa kata singkat yang melayangkanku
Damainya hatiku di pelukmu, serta
Tatap dalam matamu yang jerumuskanku
Kembali ke rasa.
Tuesday, 2 September 2014
Mon Chèri
Karena kau terlalu manis.
Entah harus bagaimana lagi aku lukiskan
Rasanya berjuta kata pun tak akan mampu
Yang ku mampu hanyalah bersandar padamu, seraya mendengar detak jantung kita yang bersahutan, semoga bertautan.
Yang ku mampu hanyalah menelusup lorong mata indahmu, dan berlirih apa yang kurasa.
Yang ku mampu hanyalah menyimpan aroma tubuhmu, untuk kemudian ku ciumi kala ku merindu.
Karenanya kau kutunggu, setiap pagiku lewat, dan aku menangkap bayangmu, semoga kau tetap di sana.
Pagiku, Selamanya
Kau selalu pagi
Yang mempagikan keindahan
Karena aku terlalu cinta pagiku
Bahkan pada setiap derap langkahmu di balik pintu
Semakin hari semakin kau ruahkan
Keindahan yang tak orang lain punya
Pagiku indah senyumku rekah
Mendengar percik air dari ruangmu
Jantung ini melompat tak karuan, melihat kau dan bidangmu yang berlalu dengan terlalu anggun
Aku ingin pagiku seperti ini
Indah, selamanya.
Saturday, 23 August 2014
Kalau Saja
Rasanya aku tidak ingin pernah mengenal dengan yang namanya cinta.
Rasanya walau aku sering bersama, tetap tak akan aku ketahui akan lari ke mana cinta.
Akankah lari bersamaku, lari duluankah, atau tertinggal di belakang sana, jauh.
Kalau bisa sedikit saja aku mengenyahkan segala gundah dan kegamangan karnanya, kalau saja aku bisa sedikit rasional di hadapannya.
Kalau saja hatiku percaya bahwa ini semua hanya hal konyol yang tidak penting untuk dipikirkan sedemikian rupa...kalau saja.
Monday, 18 August 2014
Apa-apa
Thursday, 7 August 2014
Mencari Izin
Sempatkan aku menari-nari dipikirmu
Sempatkan aku berlari di ruang mimpimu
Sempatkan aku menggelitik hatimu
Sempatkan hatimu tergelisahiku
izinkan aku mengganggu pikirmu
Izinkan langkah ini perlahan menepi di sudut hati
Yang kemudian terjajari langkahmu mengitari isi hati
Tempatkan aku di dasar hati. Aku tak apa.
Tempatkan aku di ujung mata indahmu biar kau ku perlihatkan indah dunia
Tempatkan aku di mimpi dan pikirmu, aku ingin mengganggumu seperti kau menggangguku
Sempatkan dirimu, menulis ijin, di mana hati ini kan di tempatkan.
Saturday, 19 July 2014
Mencari Rindu,
Hei rasa rindu, rindukah menghinggapiku? Iya, sepertinya aku kangen rindu. Aku lupa bentukmu, sekarang tambah gemuk atau kurus?
Hei rindu, apa kamu masih suka tidak sabaran? Masih sering panik? Was-was? Susah makan dan tidur? Sudah pergi ke dokter belum?
Hei rindu, banyak yang merindu, kamu, sebal yang mencandu. Datanglah terburu-buru
Tapi rindu biasanya datang sepaket dengan sang Adam, apa kalian sudah bertemu? Jika sudah, cepatlah kalian menujuku, nanti kita main bertiga
Rindu, kata temanku kamu sekarang tergeletak, tak bergerak
Kamu ada di mana? Aku mau jenguk! Aku mau merawatmu
Rindu itu nampak ketika ada jarak. Rindu itu candu kala tak bertemu. Rindu itu semu kala terbatas ruang waktu
Rindu itu kamu.
Rindu juga bernafas, apa kau tahu?
-Sadgenic-
Thursday, 17 July 2014
A Tree is You
A portion of your soul has been entwined with mine. A gentle kind of togetherness, while separately we stand.
Menjauh, dan menjauh. Semakin kau tumbuh semakin kau jauh. Dekat, namun tak bersatu, beriringan di kesunyian. Terbelai angin, yang membuatmu kadang mendekat, namun tak jarang jua menjauh. Apakah kita akan tetap seperti ini? Jangan seperti pohon-pohon ini. Jangan.
Tuesday, 8 July 2014
Delusi Sempurna
Karena kau lah Pagiku.
Sudah tentu kau
Mendapat buruan pertamanya
Yang mengisi setiap sepi yang menyergap.
Suara itu hilang.
Ia masih di sana.
Mungkin lupa tuk kembali
Malamku tetap sunyi
Monday, 7 July 2014
Di Sore yang Merindu
Wednesday, 25 June 2014
Sudah Sampai Aku
Sudah sampai aku tak sanggup membenci
Sudah sampai aku ingin lepas
Sudah sampai aku melupa
Sudah sampai aku tak ingat
Bagaimana rasanya menyecap indah bersamamu
Sampai aku tak peduli
Sampai hati ini membatu tak terkikis
Sudah sampai pada kesadaranku,
Tentang takdir yang berkata
Kita sekedar bersama, bukan bersatu.
Friday, 20 June 2014
Biar Aku, Jangan Sampai
Aku Ingin
Friday, 13 June 2014
I Almost Do
Thursday, 5 June 2014
I dont.
There is only your laugh, from your kingdom.
And there is only your warmest smile, behind the curtain.
There are no steps outside my window.
Or Im just pretending do not hear. Idk.
There is no smell. Your smell, even I am in the nearest place.
There are no playful conversations.
It has run dry.
Since that moment.
I almost do.
But I dont.
I win
And hurt.
All I know is I do not know
How to be sth u miss.
Monday, 2 June 2014
Done
Thursday, 29 May 2014
ENNOVE: Rindu
Poem Stories
Tuesday, 27 May 2014
Rindu
Thursday, 22 May 2014
Create Your Life!
How is life going for you at the moment? Are you getting the results that you really want? No? Did you failed? But do you know why? It is because you only attract what you think you deserve. We do not know what we really think we worth. Many people doubt in their capability. They think that they can not do this and that as well as other people do. They doubt that they cannot go through things well. They often think about failure and never think; what if I can? Sometimes, we do the things if we simply have to look at what we have in live and know that it is a reflection of what we consider to be enough. All you have to do is think that you really can. Believe in your self, think that you deserve the best results you really want. We may seek a better something, and yes, you have to seek. Because what you think is what you attract.Monday, 19 May 2014
Kemesraan yang Bermesraan
Saturday, 10 May 2014
Mengapa Butuh Seribu Tahun?
Bahagiaku, Kamu.
Tuesday, 6 May 2014
Ruang Luka
Monday, 5 May 2014
Berhenti
Sudah separah itukah? Sampai pada akhirnya aku harus berhenti membenci. Aku tak sanggup lagi membenci. Lalu aku berhenti. Mungkin kau bertanya-tanya apa yang salah padamu , sehingga seakan akan kita hidup di dua benua yang berbeda, berpisah entah berapa ratus mil jaraknya. oh, atau malah tak pernah terbersit sedikitpun, olehmu, tentang dinginnya siang yang hampir menyamai dingin malam di kutub sekalipun. kau tentu tak pernah berepot-repot membuat pikiran-pikiran tersebut melintas, melenggang indah melewati setiap sel-sel saraf otakmu yang terlalu brilian itu.
Bahkan ego ku pun tak mampu mengalahkan tembok yang susah payah telah aku buat selama dua hari ini. Bagaimana bisa hatiku tetap mencelos, ketika melihat bayangmu yang melintasi padang ilalang itu, sendirian. Bagaimana aku bisa tetap menjaga jantungku untuk tetap pada tempatnya, sementara aku sendiri tak bisa mendekap dan mengikat pikiranku untuk membuatnya berhenti berlari-lari pada cerita semu yang kau tuliskan.
Aku tak pernah mencoba berlari, karena aku sangat payah dalam pelajaran berlari dulu semasa sekolah, dan aku yakin tak ada yang berubah dengan hal itu. Yang aku lakukan adalah berhenti. Menyerahkan diriku pada pihak berwajib, karena aku sadar aku telah terlalu banyak mengkonsumsi ganja. Menikmati setiap sensasi yang diberikannya. Kaulah ganja itu. Terkadang aku berpikir, kenapa Tuhan menciptakan ganja untuk kemudian dilarang peredarannya. Sama dengan halnya ketika Tuhan mengijinkan makhluknya, yaitu kamu, untuk menelusup ke dalam hati rapuhku, lalu kemudian blaah! Tak ada cahaya terang lagi setelahnya. Lalu untuk apa Tuhan mencipta rasa?
Lalu , kenapa kau masih saja berjalan sendiri, menepis banyak ilalang-ilalang pengganggu itu sendiri. Andai kau mau, akulah satu-satunya orang yang akan menemanimu melewati padang itu, kita akan menggelepar bersama di sana, menikmati indahnya musim panas, melewati musim semi, menatap langit luas sambil bercumbu dengan rumput hijau. Menikmati pijaran-pijaran bintang, yang aku kira sudah punah, beralaskan jerami hangat di temaram sinar bulan yang anggun. Seanggun cara kau menatapku, semanis kau bicara padaku. Seindah cara kau menyentuh setiap jengkal titik imajiku. Sehangat keindahan yang merusak kerja smeua saraf-saraf ku, membuatnya berlari-lari tak pada tempatnya. Semudah aku menjatuhkan diri pada Nah! egoku mulai mendekap kembali bukan. Aku tak seharusnya membiarkan otak ku merangkai imaji imaji indah di tengah padang. Mengapa kau terlalu indah? Kau hanya terlalu indah untuk terus ku jadikan objek-objek yang terus menerus berlari lari. Kau tak lelah?
Sunday, 4 May 2014
Tuhan, Maafkan.
Monday, 28 April 2014
Evil, Sometimes.
I need people indeed. We will always need right? But sometimes, all you need is a space for you ,and yourself.
When everything becomes suck, when everything goes wrong. All you need is just space a looooot of time for me time. For you, to get away from the crowd. To put your self sitting alone and listening your favourite music, without any problems.
This might sounds selfish, but we have to be brave, to show what we are feeling, say no if it is no and say yes if it is yes. Dont mind it much. Sometimes, you have to be an evil. A scary dumpy evil that life for your own live. Why dont you put your self in a black once.lol
Sunday, 27 April 2014
Hujan Rasa
Aku ingin
Menulis lebih banyak lagi puisi
Untukmu
Aku tak peduli malam
Tak peduli kelam
Kau tetap dingin.
Dan aku hujan.
Seperti siang, yang hujan
Seakan menyayangku dan berkata
Aku turun untukmu wahai puteri.
Kau ingat bagaimana puteri mencari pangerannya?
Ia hujan karena pangeran, dan berlindung dari hujan kepada pangeran.
Dunia sungguh tak adil bagi puteri.
Ia dihujani rasa.
Yang tak jelas bentuknya.
Sang pangeran sudah terlelap
Mungkin ia lelah menjaga puteri seharian
Melindunginya dari hujan.
Ah. Hanya perasaan puteri saja mungkin.
The Jump Time
you were lost
Just yesterday.
And you are here
With me right now.
How the times jump
It jumps my heart to you
Someone said
Dont say cant
If you couldnt cant.
I am not believe that time
But now, I believe
And see how the times jump.
It s kinda disgusting
Distract by the jump time.
Thursday, 24 April 2014
Counting
It s been a day
Without ur shadows
It s been two days
I lost that smell
The words have dry
It s been three days.
It s been four days
I lost that eyes
It s been five days
For the hidden-cant-be-un-hidden
Its been six days
Since I was bring my steps above
It s been seven days
When I caught you
It s been eight hours
Im rolling my eyes above
It was dark. And quiet
It s been nine hours
I didnt meet you but him
It s been ten hours
Why you are not tired ruin ma head
It s been eleven hours
Wondering you.
It s been twelve minutes
For hearing you in the night steps
It s been thirteen minutes
You close your window and the night
It s been fourteen minutes
Since I decided to chain the words
In fifteen minutes.
And I still cant counting
How much I miss you then.
Spaces
Time .
You need.
Spaces.
Ive give.
But me,
Nothing.
Did Venus
Blow ur mind?
This land still alone
Would never be crowded
Until the spaces
Are gone.
Sunday, 20 April 2014
From the Kingdom
Hey prince!
What are you doing!
This is our kingdom!
Mmmm supposed to be.
Hey prince!
Look at to your window
Is it still dark?
As a dark chocolate.
Your highness
Im watching you
Watching you as always.
From a corner of the kingdom.
A Great Wall
It is still in the dark
When you back home.
When you back to where you belong
You are here.
With the princess.
But no!
You are not with the princess!
She is alone.
In the back of the wall.
A very great wall.
A very huge wall.
She is standing right there.
Always.
Do you know why?
Because she is tired.
She tried to break the wall.
Alone.
No one help.
Alone.
Thats why shes tired.
Abu-Abu
Kau tau rasanya terombang ambing
Di atas sebuah kapal bernama kepastian?
Pernahkah kau mencoba, menerobos semak beronak, demi sebuah harga diri?
Sudikah kau menggelepar, di padang ilalang, untuk menunggu yang tak kunjung datang?
Mampukah kau, berjalan di atas tebing curam yang kau pun tak tau akhirnya ke mana
Taukah kau bahwa warna tak hanya abu abu?
Lorong Mata
Mata itu
Tak pernah memandang lekat
Mata itu
Memandang lekat belakang.
Mata itu
Tak bersorot.
Kosong.
Sang puteri mencoba masuk
Menembus lorong lorong nya
Mencari cari sorot yang hilang.
Friday, 18 April 2014
Koyak-kan Saja
PUTERI SUNGGUH INGIN SUDAH!!!
IA SUDAH BERATUS KALI TERTOHOK KENYATAAN
IA SUDAH MENGERTI SEMUANYA
TAPI KENAPA TAK SUDAH!
PUTERI JUGA BINGUNG.
BINTANG MEMANG BELUM PUNAH
TAPI IA TERSEMBUNYI BULAN.
KALAU PUTERI SUDAH, LALU AKAN BAGAIMANA?
PANGERAN SUDAH LEBIH DULU SUDAH
LEBIH DULU MUAK.
SEKARANG,
PUTERI YANG MUAK
MUAK PADA DIRINYA YANG TAK SANGGUP SUDAH
MESKI KOYAKAN KENYATAAN SEMAKJN TERAMBANG
PADAHAL,
APA ENAKNYA TERKOYAK
TERKOYAK.
SEDIH. LELAH.
HANCUR.
LAUT.
TAK MAMPU SATUKAN KOYAKAN
YANG AMAT SANGAT KOYAK.
Tuesday, 15 April 2014
Bintang Belum Punah
Ada banyak cara
Menuju kebahagiaan
Bintang yang ku kira punah
Perlahan muncul
Mengarungi malam di langit luas
Ah.
Perasaan kemarin tak ada bintang.
Tak ada bintang. Yang biasanya paling terang sekalipun.
Tapi hari ini aku sadar
Bintang belum punah
Ia masih di sana
Masih tak dapat ku raih
Mmm
Mungkin karena ia di jaga Bulan?
Bulan tampak menakutkan malam ini
Ia posesif!
Bintangku! Dia belum punah.
Bulan menjaga
Bintang yang bersinar
Dan bertahan
Dengan caranya sendiri
Bintang Belum Punah
Ada banyak cara
Menuju kebahagiaan
Bintang yang ku kira punah
Perlahan muncul
Mengarungi malam di langit luas
Ah.
Perasaan kemarin tak ada bintang.
Tak ada bintang. Yang biasanya paling terang sekalipun.
Tapi hari ini aku sadar
Bintang belum punah
Ia masih di sana
Masih tak dapat ku raih
Mmm
Mungkin karena ia di jaga Bulan?
Bulan tampak menakutkan malam ini
Ia posesif!
Bintangku! Dia belum punah.
Bulan menjaga
Bintang yang bersinar
Dan bertahan
Dengan caranya sendiri
Puteri Serakah
Sang puteri punya dua pangeran
Yang satu dekat
Yang satu jauh
Puteri tak rela yang dekat pergi
Tapi puteri rela yang jauh bahagia
Kenapa egois?
Puteri serakah.
Padahal ia tau ini permainan susah
Padang ilalang masih melambai
Perlahan puteri sadar
Mengapa ia rela dan tidak.
Tapi susah.
Susah.
Membelot kenyataan.
Monday, 14 April 2014
Ingin Sudah
Sedetik lalu kekuatan itu datang
Dan bilang pada sang puteri.
Sudahi saja.
Akan ada aku di sini. Sudah.
Sang puteri sedih.
Tak tau harus bagaimana.
Haruskah ia tak menjaganya lagi
Ia kuatir.
Ah.
Bukannya Tuhan membuatnya menjadi pangeran yg kuat?
Tidak. Bukan dia, tapi sang puteri.
Sang puteri lah yang bermain
Sang puteri lah yang menjaga
Sang puteri lah yang melepas
Ia gagal.
Ia tetap puteri yang cengeng.
Tuhan menguatkannya tapi tidak dengan si puteri.
Ia tetap lemah .
Apakah memang seperti itu? Tapi untuk apa?
Selain menyakiti.
Puteri tak Lelah
Kadang sang puteri lelah.
Lelah menatap pangeran
Yang asyik bermain main di padang ilalangnya
Ia bermain sendiri
Padahal sang puteri di sana
Selalu menjaganya
Meniti tiap detik yang hanya berakhir sunyi
Mungkin ia bodoh.
Atau mereka yang bodoh?
bermain main sendiri
Bukankah padang seluas itu akan indah
Jika di arungi bersama?
Sudah.
Puteri sudah lelah
Ah.
Mungkin sekarang dia lelah
Tapi besok, sang pangeran kembali
Kembali mengisinya dengan harapan harapan semu
Dan si puteri yang menjaganya .
Sudah.
Di padang itu
Tersimpan rasa
Puteri dan pangerannya
Setiap hari bermain main
Di padang yang indah
Padang yang sepi..
Sang pangeran mungkin tak tau
Betapa sang puteri takut kehilangannya
Sang puteri mungkin tak tau
Betapa sang pangeran merindukan kebebasannya
Bermain di padang.
Padang ilalang.
Tempat bersua. Tempat di mana semua rasa tercurah
Kebencian pangeran
Ketakutan sang puteri
Kemuakan pangeran
Ketegaran sang puteri
Lalu untuk apa mereka bermain main di padang?
Entah.
Mungkin Tuhan ingin melatih mereka
Menjadikannya pangeran yang bijaksana
Menjadikannya puteri yang tak cengeng
Tapi.
Untuk apa Tuhan menciptakan rasa?
Dingin, Hujan.
Hujan.
Hujan malam.
Dingin.
Dinginnya kamu
Hujan bagiku
Di balik dinding kau bercerita
Di balik dinding aku mendengar
Setiap langkah yang terhitung
Seiring detak jantung yang siap meledak
Setiap tetes air yang kau derai
Setiap itupulalah tangis berderai
Kau itu apa.
Dingin.
Hujan.
Bahkan hujan tak mampu mengoyak
kaulah satusatunya
Lalu apa hujan?
Hujan dapat sembunyikan rasa.
Yang tak seorangpun tau.
Dingin
Hujan.
Saturday, 12 April 2014
Jubah Merah si Sandal Buaya
Jauh. Jauh. Lebih jauh. Tetap jauh.
Aku bahkan lupa. Rasanya bersua.
Jauh. Walau setiap saat dekat. Tetap jauh.
Di atas sana lah ia. Dengan gagahnya, jauh.
Di seberang jalan sana, ia menjauh. Menepi di antara setapak setapak kecil.
Tempat ia menghabiskan separuh waktu
Dengan jubah merah dan sandal buaya.
Monday, 13 January 2014
The One at the Backdoor
Im leaving you
Dont know whether it is best or not
Still guilty with decision
But what can I do
To bring you back
Being invisible
Thats me. As always.
Is it hard to say hello?
But the easier is goodbye.
No. Im leaving you but
Still guilty with decision
Then, what really am feeling inside?
Bolehkah?
Bolehkah aku kau sebut sahabat?
Sahabat yang selalu mengingatmu
Walau kau tidak.
Keping rindu ini
Terlalu sulit disatukan
Angin tak mampu hembuskan rindunya
Rumput tak lagi tempat pijakkan rindunya
Bau udara tak dapat gantikan,
Sejuta kenangan
Yang meluruh
Luluh lantah
Lewat sapuan rindu.
T to K
K, Dari Sang Perindu
Kadang, seseorang akan selalu berada di sana
Di sudut hati terjauh. Tak akan lari ke mana
Ia sungguh tahu tempat yang paling tepat untuknya
Dia tak akan pergi. Akan selalu di sana
Akan selalu memiliki cerita
Dengan caranya sendiri.
Ini adalah rindu yang tak terucqp
Tak akan pernah sekalipun terucap
Tidak ada yang mampu memahami
Bahkan sang perindu pun.
Di sudut hatinya telah bersemayam
Yang tak akan pernah beranjak
Yang akan terus membangun kenangan
Lalu meruntuhkannya
Lewat keping-keping rindu.
Yogyakarta, 12 September 2013

