Monday, 7 July 2014

Di Sore yang Merindu

Tiba-tiba aku merindumu
Sore yang mempertemukan hari dengan gelap,
Ke mana sore ku?

Tiba-tiba aku merindumu
dengan segala jenis senyum  merekah
yang memperlihatkan deretan putihmu yang terjerat
seperti harapanku,
tentang sore.

setiap aku menjerang fajar
aku ingin cepat menyorekannya
demi kamu

Tak biasa nya aku merindu sore
karena ada siang yang mengelabuiku

Tapi siangku pun pergi
Hingga ternyata aku lupa cara menerik

Aku nyaris layu, lama tak bersinar
Dahan-Dahan rapuh pun sanggup menopangku
yang kering akan asa

Lalu sore itu datang.
ya, kau, soreku. 
yang mempertemukan langit hari dan maLam.

mengobati hati Yang sudah lama tak bersinar. 


Di senja yang merindukanmu

No comments :

Post a Comment