semburat jingga menepis rasa
ia duduk dan termangu menatap
sejenak mengagum
sejenak mencuri hatinya
ia masih saja di sana
dengan senja yang berjuta makna
senjanya yang tak dapat ia rengkuh
senjanya yang elok tak tersentuh
senjanya yang seakan tiada berjengkal
namun ternyata, tak berujung jauhnya
ia menatap lama senja yang elok itu
entah sudah beratus kali
ia meminta senja bawa ia bersama
ia ingin rasakan dekap hangat senja
ia tak ingin hanya termangu
menatap indahnya
andai ia dapat menemukan ujung sang senja
sudah tentu akan ia rengkuhlah penuh cinta
andai..