Sunday, 22 July 2012

Got It!!

hallo! assalamualaikum!!! long time no see :D beberapa bulan kebelakang ini begitu banyak pelajaran hidup yang saya dapat. well, dimulai dari hasil snmptn yang kalo kata orang sih "belum hoki" (bahasa halusnya hehe) . jujur saya sempat iri dengan teman-teman saya yang berhasil lolos baik dipilihan 1 maupun 2. ada yang di itb, unpad, unbraw, unmul, bahkan seorang teman yang tak di sangka-sangka berhasil menembus its. salut ! seriously menunggu waktu pengumuman snmptn lebih deg-degan daripada saat menunggu hasil kelulusan. entah mengapa. tapi saya rasa hampir semua peserta snmptn berpendapat seperti itu. tentu saja saya sadar telah mengecewakan banyak orang yang telah mensupport saya. ayah, ibu, adik, pakde, bude, dll. Saya ingat betul orang yang pertama kali saya beritau adalah ayah. "gimana mba hasilnya" "nih yah " ayah liat ke leptop dan taraaaaaaaaaaaaaaaa nothing to say. ayah diem aja tapi ngga lama kemudian ayah bilang "ntar coba yang mandiri ya" sambil senyum. tapi saya tau bahwa dia  pasti kecewa. dan yang kedua adalah adik saya, dia naik dan masuk ke kamar. dengan antusias bertanya dan begitu dia lihat di laptop ... "yaampun bego banget sih kamu mbak, gini aja ga lolos!" saat itu saya masih berdalih bahwa saingannya banyak lah, soalnya susah dan blablabla lantas dia bilang "jangan kasih tau ibu ya, kasihan, daritadi pengen cepat2 tahu hasilnya eh malah gini" saat itu barulah hati saya mencelos. membayangkan rupa mereka yang seandainya saya lolos. lalu membayangkan bahagianya orangtua teman-teman saya yang lolos sedangkan saya di sini, malah begini. jujur saya mau nangis loh pas nullis ini :'') tak lama ibu naik, dan hal yang saya tunggu2 tiba. ibu bertanya dan yah apaboleh buat memang harus diberitahu kan. well saya ga mau menceritakan bagaimana perasaan saya saat itu karena saya sendiri merasa berada di titik terendah, kalah dari semuanya. singkat cerita, ibu langsung suruh saya buka web unsud dan uny, lihat2 katanya. ternyata di uny sudah buka jalur seleksi mandiri. plan b will be born. akhirnya malam itu juga saya mendaftar seleksi mandiri itu. untuk sesaat saya merasa tenang . 

keesokan harinya , sudah saya duga, bejibun orang pasti menanyakan, terutama yang punya anak yang sama-sama mengikuti snmptn. saya capek, jenuh, marah, sampai saya bilang ke ibu "ibu aja yang jawab, aku males cerita" . jujur saya belum bisa menerima ini. tapi lambat laun saya sadar, bagaimana saya bisa lolos kalau selama sebulan kemarin belajarnya gak serius? saya mereview kembali ingatan saya, waktu itu ada teman saya yang ngetweet tentang belajar snmptn. saat itu yang terlintas hanya "ah kok ngoyo banget" but see? dia berhasil masuk unpad. kampus impiannya. begitu juga setelah saya ingat2 kebanyakan yang lolos adalah teman-teman saya yang errrr memang rajin. bahkan yang sangat saya sesali adalah bahwa saya mengetahui dan menyadari sepenuhnya bahwa saya belum banyak menguasai materi tetapi saya tidak melakukan apa-apa untuk itu. saya terlalu bergantung pada hoki saat itu. pertanyaan teman2 saya di mention, bbm, dll ga saya jawab. saya muak. sampe pada hari ketiga pakde sms saya, menanyakan hasilnya. saya memang sengaja ga memberitahu karena yah, malas. akhirnya saya balas smsnya dan saat pakde membalas sms saya lagi saat itulah saya sadar begitu banyak orang yang telah saya kecewakan. 

suatu hari ada adik ibu menelpon, anaknya sama-sama ikut snmptn. dan.. lolos. sedih saya mendengarnya. sungguh. kenapa ibu harus mendengar kabar bahagia dari orang lain? bukan saya sendiri. di percakapan telepon itu samar-samar saya mendengar ibu berkata bahwa dia tidak menyesal telah mendaftarkan bimbel saya jauh2 apalagi dg ketidaklolosan saya, ibu malah berpendapat bahwa ini adalah pengalaman berharga dan pengalaman baru buat saya. bukankah tidak ada sukses yang diraih sebelum merasakan gagal? 

ayah menawarkan program kemitraan dari kantornya. salah satu universitasnya adalah universitas brawijaya. bukan saya menyombongkan tapi saya yakin jika saya mendaftar pasti saya lolos. tapi, ternyata, jurusan yang saya minati memiliki angka yang paling tinggi. sedangakan saya tak meminati jurusan lain di universitas itu. saya tak boleh egois, saya harus ingat bahwa saya masih punya stau orang adik yang pendidikanny a masih panjang dan memerlukan lebih banyak. akhirnya saya urungkan niat saya ikut kemitraan, padahal ibu sudah senang dengar saya ikut. saya bersikukuh mengikut sm uny. akhirnya seminggu setelahnya saya terbang ke jogja, mengikuti tes seleksi masuk, dan... jurusan ips. well , ini tergolong nekat memang. dengan waktu belajar hanya semalam. karena saya tidak punya soal-soal ips, dan saya baru beli sorenya ketika melihat lokasi tes. ckck. 

jarak tes dengan pengumuman cukup lama, yakni seminggu. dengan susah payah ibu dan ayah meyakinkan saya agar tidak keluyuran terus selama seminggu itu kecuali ada perlu penting. dan dengan susah payah pula saya menahan hasrat saya untuk tidak keluyuran sekedar jalan ke mall atau ke mana. karena apa? saya sadar saat snmptn hampir setiap pulang les saya jalan. mengunjungi tempat2 menarik di jogja. padahal waktu itu ayah bilang " waktu kamu di jogja ituu masih lama ta, 4th lebih, masih byk waktu menikmati semua" tapi saya ga mendengarkan dan akhirnya saya menerima akibatnya hehehe. hari yang ditunggu2 itupun tiba, tanggal 21 kemarin, pengumuman sm uny, pagi jam 7 saya sudah buka leptop , iseng mencoba buka websitenya dan ternyata bisa di akses.dan alhamdulilah saya... lolos. saya masihbengong sampai sedetik kemudian ibu telpon "gimana ta" "hah, apanya" "loh ya hasilnya dong " "oh iya, eh lolos kok bu" "kok ga nelpoooon?!?!" "baru juga buka websitenya buuuu" "oh yayaya, akhirnya, ibu bahagia nih, kamu masuk negeri" . senang sekali perasaan saya saat itu. akhirnya kata2 itu ibu keluarkan :")

tak lama kemudian saya malah galau. dengan ini berarti saya harus meninggalkan universitas swasta yang menjadi cadangan saya selama ini. apa yang membuat saya berat dan galau? 1. berarti saya harus rela tidak sekampus sama mas ganteng, padahal salah satu motivasi saya mau di univ swasta itu karena ada dia dan kami sejurusan ahahahahaha. 2. berarti saya tidak jadi se kos dengan sahabat saya, dan tak butuh waktu lama buat saya untuk menyadari bahwa kedua alasan ini sangat amatlah konyol. bukankah kami masih bisa bertemu walau tak se kampus? :) 

dan yang paling bikin bahagia itu adalah, pengumuman kemarin bertepatan dengan hari pertama di bulan ramadhan!! what a miracle!!! i know god never sleep :") after the hurricane, there is a rainbow.. for sure. dan akhirnya saya tidak galau lagi kalau di tanyain "kuliah dimanaaaaa" hahaha saya sudah punya jawaban yang pasti. inshallah.

No comments :

Post a Comment