Entah bagaimana aku akan menuliskannya
Yang jelas yang aku tau, aku salah.
Aku salah karena aku pikir jingga tak pernah datang
Aku salah karena aku tak pernah menyangka bahwa ternyata bunga yang layu, bisa kembali mewangi
Aku salah karena ternyata bintang tak pernah hilang, ia hanya sembunyi
Aku salah, karena pada awalnya aku yakin, sang kupu bisa terbang, walau hanya dg sayap yg nyaris robek
Aku salah, karena aku pikir malam selalu datang dengan puing rindu
Aku salah, karena ternyata pagi pun tak sanggup melepas sang rindu
Sekali lagi aku salah, saat ternyata puing rindu tersapu begitu saja, oleh sang senja
Baru setelah itu aku tau, bahwa aku benar akan satu hal.
Benar, bahwa aku mencintaimu.