Monday, 14 April 2014

Dingin, Hujan.

Hujan.
Hujan malam.
Dingin.
Dinginnya kamu
Hujan bagiku

Di balik dinding kau bercerita
Di balik dinding aku mendengar

Setiap langkah yang terhitung
Seiring detak jantung yang siap meledak

Setiap tetes air yang kau derai
Setiap itupulalah tangis berderai

Kau itu apa.
Dingin.
Hujan.

Bahkan hujan tak mampu mengoyak
kaulah satusatunya

Lalu apa hujan?
Hujan dapat sembunyikan rasa.
Yang tak seorangpun tau.

Dingin
Hujan.

No comments :

Post a Comment