Saturday, 15 October 2016

Sajak Untuk Bulan

aku berkata pada bulan
bahwa ia sangat indah malam ini

dan ia menemaniku menulis
semua yang tak  terucap
sampai sinarnya berpendar

ia tetap di sana
menatapku dari kejauhan

seakan berkata
tetaplah menulis apapun yang terjadi!

ku  terus  menulis
dan menulis
tak peduli sinarnya yang menjauh mengecil dan lalu menghilang

ku terus menulis
kini ku ditemani sang surya
hangatnya membuatku terbuai
ku terus saja menulis

ah, aku sudah lupa cara berucap
buat apa?
jika rembulan dan surya saja sudah cukup buatku

No comments :

Post a Comment